Jumat, 16 Mei 2014

Dolar AS: Putin Bullish-kan, Yellen Bearish-kan Lagi

Bearish Dolar AS tampak mulai memudar malam tadi akibat kurangnya volatilitas dan minimnya minat risiko. Mata uang Amerika Serikat tersebut perlahan-lahan memangkas kerugiannya terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya.


Putin Tarik Mundur Pasukannya Dari Perbatasan Ukraina

EUR/USD dan GBP/USD di Sesi Amerika malam tadi masih terus tergelincir. Sedangkan, USD/JPY seketika melonjak ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengumumkan bahwa mereka telah menarik pasukan militer mereka dari perbatasan Ukraina. Putin memerintahkan pasukannya untuk menunda jajak pendapat untuk keputusan pemisahan diri lima hari sebelum dimulai.

Testimoni Janet Yellen

Sayangnya, testimoni Janet Yellen kepada Kongres Komite Gabungan Ekonomi AS menghalangi bullish Dolar AS. Tak hanya berkelit dari penentuan waktu yang spesifik atas penyelesaian QE maupun kenaikan suku bunga, Ketua The Fed tersebut juga mengekspresikan perhatiannya dalam hal tenaga kerja dan pasar perumahan.

Menurut Yellen, perekonomian sedang berada dalam jalur yang solid pada kuartal ini. Namun, pemimpin bank sentral AS wanita pertama tersebut memperingatkan bahwa kemerosotan yang trejadi dalam sektir properti atau pasar finansial, dapat menghambat hal-gal yang telah diskenariokan bersama.

Setelah beberapa kelemahan yang diakibatkan oleh buruknya cuaca, Yellen mengatakan bahwa beberapa indikator ekonomi akhir-akhir ini mulai menunjukkan titik balik naik, terutama dalam belanja dan produksi. Namun, beliau juga menambahkan bahwa masalah yang terjadi dalam pasar perumahan menyisakan risiko bagi pemulihan, meskipun The Fed telah mengekspektasikan bahwa sektor tersebut nantinya akan meningkat.

Pada intinya, Yellen memastikan bahwa The Fed akan terus berupaya menormalisasikan kebijakan moneter dari level-level pada saat krisis dan memastikan kepada publik bahwa bank sentral AS akan terus mengamankan pemulihan ekonomi yang masih rapuh ini.

0 komentar:

Posting Komentar