This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 12 November 2021

PT Equityworld Futures : CTRA Beli Rp320 Per lembar, MTLA Tembus Rp436

Equityworld Futures - PT Ciputra Development Tbk (IDX: CTRA) melalui anak perusahaannya, PT Ciputra Nusantara mengakuisisi 1.148.268.950 saham  atau sebesar 15 persen saham PT Metropolitan Land Tbk (IDX: MTLA).

Managing Director CTRA, Harun Hajadi menyampaikan, harga transaksi itu di Rp320 per saham. Sehingga CTRA merogoh  Rp367,44 miliar

“Kami berpendapat bahwa dengan harga saham akuisisi tersebut, MTLA sangat undervalue,”

Ia beralasalan,  MTLA mempunyai persedian lahan  yang prospektif, kinerja yang sangat baik dan team management yang solid. Ini juga dapat dilihat selama pandemi pun perusahaan menunjukkan resilience-nya dan dapat beradaptasi cepat.

 Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun, tapi Menuju Kenaikan Mingguan Terbesar dalam Enam bulan 

“Kami yakin investasi ini dapat menjadi investasi dengan imbal balik yang baik dan dalam jangka panjang dapat menambah nilai bukan saja untuk CTRA tetapi juga MTLA,"

Direktur CTRA Nanik J. Santoso menambahkan, CTRA dan MTLA juga sama-sama memiliki merek dagang  yang baik dan kuat di industri properti.

“Selain itu, pertimbangan lainnya adalah selama masa pandemi Covid-19 berlangsung, performa bisnis CTRA dan MTLA tercatat baik dan stabil. Hal-hal inilah yang meyakinkan kami bahwa akuisisi 15 persen saham MTLA merupakan keputusan yang tepat,”

Sementara berdasarkan pantauan Pasardana.id,  pasar reguler  MTLA pada penutupan sore ini naik 76 point atau 21,1 persen ke level 436 dengan nilai transaksi Rp1,4 miliar.

 

 

Equityworld Futures

Kamis, 11 November 2021

PT Equityworld Futures : BSSR Raih Laba USD103,75 Juta Pada Akhir September 2021

Equityworld Futures - PT Baramulti Suksessarana Tbk (IDX:BSSR) membukukan laba bersih senilai USD103,75 juta dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, melonjak 329,16 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 senilai USD24,648 juta.

Hasil itu melambungkan laba per saham dasar menjadi USD0,0397, sedangkan akhir kuartal III 2020 senilai USD0,0094.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2021 dengan penelaahan terbatas emiten tambang batubara ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI).

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Bergerak Variatif, IHSG Sesi I Melemah 0,03 Persen di Level 6.680 

Jelasnya, penjualan naik 78,18 persen menjadi USD433,51 juta. Penjualan itu berasal pihak ketiga senilai  USD404,67 juta, ditambah penjualan kepada pihak berelasi sebesar USD28,839 juta.

Walau beban pokok penjualan bengkak 42,35 persen menjadi USD242,5 juta, tapi laba kotor melonjak 161,64 persen menjadi USD191,01 juta.

Sementara itu, aset naik 29,27 persen menjadi USD340,12 juta. Hal itu dipicu pembengkakan utang pajak sebesar 538,09 persen menjadi USD26,8 juta dan utang usaha kepada pihak berelasi yang melonjak 164,03 persen menjadi USD30,1 juta.

Patut diperhatikan, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi senilai USD162 juta, melonjak 326,31 persen dibandingkan kuartal III 2020 sebesar USD38,4 juta.

 

 

Equityworld Futures

Rabu, 10 November 2021

PT Equityworld Futures : Aksi Jual Tren Bearish, Harga Uang Kripto Litecoin Jatuh 11%

Equityworld Futures - Harga mata uang kripto Litecoin diperdagangkan, dan harga jatuh 11,21% untuk hari ini. Itu merupakan persentase kerugian satu hari terbesar sejak sejak 7 September.

Pergerakan tren kejatuhan tersebut telah mengurangi kapitalisasi pasar Litecoin turun menjadi $12,325B, atau 0,50% dari total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Pada level tertinggi, market cap Litecoin adalah $25,609B.

Litecoin telah diperdagangkan pada kisaran harga $179,215 hingga $182,484 dalam 24 jam sebelumnya.

Selama tujuh hari terakhir, Litecoin telah menderita kejatuhan nilai, dan menurun 14,94%. Volume Litecoin yang diperdagangkan selama 24 jam terakhir hingga waktu penulisan adalah $3,289B atau 1,83% dari total volume seluruh mata uang kripto. Harga telah diperdagangkan di kisaran $171,3701 hingga $204,8087 dalam 7 hari terakhir.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Dipengaruhi Tren Positif, Harga Uang Kripto XRP Melonjak 10%

Pada harga saat ini, Litecoin masih turun 57,32% dari level tertinggi sepanjang masa di $420,00 pada 12 Desember 2017.

Di tempat lain dalam perdagangan cryptocurrency

Mata uang kripto Bitcoin terakhir berada di $58.278,7 pada Investing.com Index, turun 4,01% untuk hari ini.

Ethereum diperdagangkan di $3.906,94 pada Investing.com Index, dan merugi sebesar 5,93%.

Kapitalisasi pasar Bitcoin ada di $1.099,362B atau 45,04% dari total pangsa pasar  cryptocurrency, sementara itu market cap  Ethereum mencapai $462,980B atau 18,97% dari total nilai pasar mata uang kripto.

 

 

Equityworld Futures

Selasa, 09 November 2021

PT Equityworld Futures : Output Pabrik Jepang Lanjutkan Penurunan Imbas Berkurangnya Produksi Mobil

Equityworld Futures - Pemerintah Jepang melaporkan produksi industri Agustus mengalami penurunan selama dua bulan beruntun. Pasalnya, gangguan wabah COVID-19 di negara lain di Asia menghambat jaringan pasokan bagi produsen mobil yang sudah menghadapi dampak kekurangan chip yang tengah berlangsung.

Seperti dikutip dari Reuters, data resmi pemerintah menunjukkan pada hari Kamis produksi pabrik turun sebesar 3,2% untuk bulan Agustus dari bulan sebelumnya sebesar 4,1%. Ini terjadi karena pukulan dari produksi mobil dan mesin elektronik yang lebih lemah dan mengalami kontraksi dua bulan berturut-turut pasca penurunan 1,5% pada bulan Juli.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Sektor Jasa China Kembali Bangkit, namun Risiko Tetap Ada

Sementara, data ekonomi lain juga pada hari Kamis menunjukkan penjualan ritel Agustus turun 3,2% untuk pertama kalinya dalam enam bulan dan lebih besar dari perkiraan pasar rata-rata untuk penurunan 1,0%. Timbul karena, pemangkasan belanja rumah tangga di tengah kemunculan baru virus corona dan ini memberi isyarat sentimen konsumen yang lesu.

Rilis data tersebut membuat tantangan bagi calon perdana menteri Jepang berikutnya, Fumio Kishida, setelah ia memenangkan kursi kepemimpinan partai yang berkuasa Rabu kemarin sebelum digelarnya pemilihan umum pada akhir bulan November.

Akibat dampak kekurangan pasokan, Suzuki Motor Corp akan menutup aktivitas dua pabrik perakitannya di Jepang selama satu sampai dua hari pada Oktober.

Produksi diperkirakan akan mengalami kenaikan peningkatan sebesar 0,2% untuk bulan September dan 6,8% pada bulan Oktober menurut survei pemerintah terhadap produsen industri seperti yang dikutip dari sumber pemerintah.

 

 

Equityworld Futures

Senin, 08 November 2021

PT Equityworld Futures : Gas alam lebih rendah selama masa dagang Eropa

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD5,585 per mmBTU pada waktu penulisan, menurun 2,29%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per mmBTU. Gas alam kemungkinan akan mendapat support pada USD5,116 dan resistance pada USD5,876.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih tinggi pada masa dagang Eropa

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,07% dan diperdagangkan pada USD94,403.

Sementara itu di Nymex, Minyak metah untuk penyerahan Desember naik 0,95% dan diperdagangkan pada USD79,56 per barrel sedangkan Heating oil untuk penyerahan Desember naik 0,52% dan diperdagangkan pada USD2,4190 per galon. 

 

 

Equityworld Futures

Jumat, 05 November 2021

PT Equityworld Futures : Minyak mentah lebih tinggi pada jam perdagangan Asia

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD79,56 per barrel pada waktu penulisan, meningkat 0,95%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD per barrel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD78,30 dan resistance pada USD84,88.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih tinggi pada masa dagang Asia

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,07% dan diperdagangkan pada USD94,405.

Sementara itu di ICE, Minyak brent untuk penyerahan Januari naik 0,81% dan diperdagangkan pada USD81,19 per barrel, sedangkan spread antara kontrak Minyak brent dan Minyak metah berada pada USD1,63 per barrel.

 

 

Equityworld Futures

Kamis, 04 November 2021

PT Equityworld Futures : Minyak mentah lebih rendah pada jam dagang AS

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD80,03 per barrel pada waktu penulisan, menurun 4,62%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per barrel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD79,97 dan resistance pada USD84,88.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih tinggi pada masa dagang Asia

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,15% dan diperdagangkan pada USD93,940.

Sementara itu di ICE, Minyak brent untuk penyerahan Januari jatuh 4,03% dan diperdagangkan pada USD81,31 per barrel, sedangkan spread antara kontrak Minyak brent dan Minyak metah berada pada USD1,28 per barrel. 

 

 

Equityworld Futures

Rabu, 03 November 2021

PT Equityworld Futures : Minyak mentah lebih rendah pada jam dagang AS

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD83,52 per barrel pada waktu penulisan, menurun 0,63%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per barrel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD80,58 dan resistance pada USD84,88.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,21% dan diperdagangkan pada USD94,075.

Sementara itu di ICE, Minyak brent untuk penyerahan Januari naik 0,28% dan diperdagangkan pada USD84,47 per barrel, sedangkan spread antara kontrak Minyak brent dan Minyak metah berada pada USD0,95 per barrel. 

 

 

Equityworld Futures

Selasa, 02 November 2021

PT Equityworld Futures : Minyak mentah lebih tinggi pada jam dagang AS

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD83,97 per barrel pada waktu penulisan, meningkat 0,48%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD per barrel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD80,58 dan resistance pada USD84,88.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,24% dan diperdagangkan pada USD93,898.

Sementara itu di ICE, Minyak brent untuk penyerahan Januari naik 1,00% dan diperdagangkan pada USD84,56 per barrel, sedangkan spread antara kontrak Minyak brent dan Minyak metah berada pada USD0,59 per barrel. 

 

 

Equityworld Futures

Senin, 01 November 2021

PT Equityworld Futures : Gas alam lebih tinggi selama masa dagang Eropa

Equityworld Futures - Pada New York Mercantile Exchange, Futures gas alam untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD5,742 per mmBTU pada waktu penulisan, meningkat 0,69%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD per mmBTU. Gas alam kemungkinan akan mendapat support pada USD5,462 dan resistance pada USD6,291.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Eropa

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,22% dan diperdagangkan pada USD93,535.

Sementara itu di Nymex, Minyak metah untuk penyerahan Desember jatuh 0,04% dan diperdagangkan pada USD82,78 per barrel sedangkan Heating oil untuk penyerahan Desember jatuh 0,00% dan diperdagangkan pada USD2,4849 per galon. 

 

 

Equityworld Futures

Jumat, 29 Oktober 2021

PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Equityworld Futures - Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD1.796,15 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,36%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.783,00 dan resistance pada USD1.812,70.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Terus Turun, Dolar AS Menuju Penurunan Mingguan Ketiga

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,11% dan diperdagangkan pada USD93,425.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember jatuh 0,57% dan diperdagangkan pada USD23,983 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember jatuh 0,09% dan diperdagangkan pada USD4,4295 per pon.

 

 

Equityworld Futures

Kamis, 28 Oktober 2021

PT Equityworld Futures : Dolar AS Kembali Beranjak Naik, Investor Fokus Keputusan Kebijakan Bank Sentral

Equityworld Futures - Dolar AS beranjak naik. Yen dan euro dalam tren penurunan menjelang keputusan kebijakan bank sentral di Jepang dan Eropa.

Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya naik tipis 0,05% di 93,845.

Pasangan USD/JPY turun 0,21% ke 113,57.

Pasangan AUD/USD turun tipis 0,07% di 0,7509. Dolar Australia (AUD/USD) tetap berada di dekat puncak tiga bulannya setelah Reserve Bank of Australia menolak untuk membeli obligasi pemerintah sebagai inti dari program stimulusnya. Keputusan itu dibuat meskipun imbal hasil di atas 0,1% yang ditargetkan. Pasangan NZD/USD naik tipis 0,10% ke 0,7172.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,10% di 6,3982 dan GBP/USD turun tipis 0,03% ke 1,3742.

EUR/USD sedikit melemah 0,01% di 1,1603. Rupiah terus melemah 0,22% di 14.201,5 per dolar AS.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Berjangka Naik Tipis

Keputusan kebijakan bank sentral menjadi sorotan, dan "untuk pertama kalinya dalam apa yang dirasakan untuk waktu yang lama, mata uang benar-benar didorong oleh perbedaan suku bunga, pasalnya bank sentral mulai mengirim telegram di mana mereka berada dalam siklus normalisasinya," ekonom senior dan ahli strategi mata uang  Commonwealth Bank of Australia (OTC:CMWAY) Kim Mundy mengatakan kepada Reuters.

Bank of Japan menyerahkan keputusan kebijakannya pada hari Kamis. "BOJ kemungkinan akan melihat melalui rebound dalam IHK yang dipicu oleh kenaikan harga komoditas dan yen yang lebih lemah," dan "mempertahankan status quo pada semua pengaturan kebijakan utama, seperti yang diharapkan secara luas,

European Central Bank (ECB) juga mengumumkan keputusan kebijakannya hari inii, dengan investor berfokus pada sikap bank sentral terhadap inflasi dan pengaruhnya terhadap sikap kebijakan yang sangat longgar saat ini.

"Kami pikir Presiden ECB Christine Lagarde akan menggunakan semua keterampilan diplomatiknya untuk memoderasi pandangan yang berbeda tentang ‘elang’ dan ‘merpati’ dalam Dewan Pemerintahan pada hari Kamis," analis ING menjelaskan dalam catatan. Pesan netral yang "pada akhirnya mungkin menentang beberapa ekspektasi hawkish pasar,” diperkirakan, catatan itu menambahkan.

Sementara itu, Bank of Canada dapat menaikkan suku bunga segera setelah April 2022 setelah memperkirakan inflasi akan tetap di atas target di sebagian besar tahun mendatang. Federal Reserve AS juga akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada 3 November.

 

 

Equityworld Futures

Rabu, 27 Oktober 2021

PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Equityworld Futures - Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD1.790,35 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,17%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.776,80 dan resistance pada USD1.815,50.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun, Tingkat Kepercayaan Konsumen AS Meningkat

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,05% dan diperdagangkan pada USD93,890.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember jatuh 0,03% dan diperdagangkan pada USD24,095 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember jatuh 0,41% dan diperdagangkan pada USD4,4785 per pon. 

 

 

Equityworld Futures

Selasa, 26 Oktober 2021

PT Equityworld Futures : Emas lebih rendah pada masa dagang Asia

Equityworld Futures - Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD1.804,45 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,13%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.776,80 dan resistance pada USD1.815,50.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun, Dolar AS Lanjut Menguat Tipis

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,08% dan diperdagangkan pada USD93,880.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember jatuh 0,44% dan diperdagangkan pada USD24,483 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember naik 0,23% dan diperdagangkan pada USD4,5403 per pon. 

 

 

Equityworld Futures

Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi sejak 2018

Artikel ini telah tayang di https://economy.okezone.com/
dengan judul "Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi sejak 2018 : Okezone Economy",
Klik untuk baca: https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/320/2491717/harga-minyak-dunia-tembus-level-tertinggi-sejak-2018.


Download aplikasi Okezone Portal Berita Online Indonesia , Lengkap Cepat Beritanya:
Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=linktone.okezone.android
iOS: https://apps.apple.com/us/app/okezone-com-news/id624468351
Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi sejak 2018

Artikel ini telah tayang di https://economy.okezone.com/
dengan judul "Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi sejak 2018 : Okezone Economy",
Klik untuk baca: https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/320/2491717/harga-minyak-dunia-tembus-level-tertinggi-sejak-2018.


Download aplikasi Okezone Portal Berita Online Indonesia , Lengkap Cepat Beritanya:
Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=linktone.okezone.android
iOS: https://apps.apple.com/us/app/okezone-com-news/id624468351

Senin, 25 Oktober 2021

PT Equityworld Futures : Tinjauan Mingguan: Kalender Energi & Logam Mulia ke Depan

Equityworld Futures - Salah satu julukan paling menghina yang dilontarkan kepada para profesional investasi adalah di mana mereka disamakan dengan monyet yang ditutup matanya yang melempar anak panah ke halaman keuangan surat kabar untuk memilih portofolio yang hampir sama bagusnya dengan yang dipilih oleh yang terbaik di Wall Street.

Aksi pasar hari Jumat agaknya mengingatkan akan hal itu.

Emas, S&P 500, dolar dan imbal hasil Treasury semuanya turun bersamaan setelah penegasan Ketua Federal Reserve Jay Powell tentang potensi pengurangan stimulus pada November atau Desember, dan pengakuannya tentang ketidakpastian yang berkelanjutan (untuk ke-999 kalinya, mungkin) mengenai garis waktu untuk kenaikan tingkat suku bunga.

Emas memang rebound sebelum penutupan hari Jumat, tetapi penurunan tanpa pandang bulu di kedua aset berisiko dan tempat berlindung yang aman pada hari sebelumnya mencerminkan hal itu.

Ketidakpastian/negatif pasar yang ekstrem mengarah pada penghindaran risiko yang ekstrem. Itu pasti, seperti yang dikatakan Covid-19, krisis keuangan, dan 9/11 kepada kita.

Tapi ini bukan salah satu dari kesempatan itu.

Diakui, pasar telah gelisah sejak awal tahun selama waktu pengurangan stimulus.

Tapi hal itu sudah terungkap selama lebih dari sebulan.

Sinyal pertama Powell mengenai pengumuman November tentang pengurangan aset terjadi setelah pertemuan kebijakan bulanan The Fed pada 22 September.

Risalah pertemuan bank sentral itu, yang diterbitkan pada 13 Oktober, bahkan mengusulkan untuk memotong stimulus sekitar $15 miliar setiap bulan hingga pengeluaran bulanan sebesar $120 miliar dilakukan dalam delapan bulan.

Dengan menegaskan pada hari Jumat bahwa The Fed berada di jalur yang tepat, Powell hanya memberikan kepercayaan pada apa yang hampir pasti.

Tetapi kenaikan suku bunga adalah masalah yang sama sekali berbeda.

Ketidakmampuan The Fed untuk mengatakan dengan tepat kapan kenaikan suku bunga era Covid pertama akan datang tidaklah mengejutkan.

Kerusakan fenomenal dalam jaringan pasokan dan pasar tenaga kerja yang tidak merata selama beberapa bulan terakhir telah membuat dinamika pemulihan menjadi lebih rumit dari sebelumnya.

Inflasi bukan satu-satunya hal yang dipikirkan oleh para bankir sentral ketika menaikkan suku bunga. Pandemi, seperti yang kita tahu, paling parah menghantam kelompok-kelompok terpinggirkan. Bagi The Fed, statistik pasar tenaga kerja, termasuk bagaimana perbedaan ras dan kelompok lain, sama pentingnya.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Minyak Terus Naik Dipicu Ketatnya Pasokan Global

Uang pintar sering dikaitkan dengan yang terbaik di Wall Street. Tapi ada juga yang namanya uang bodoh.

Keadaan investor yang tidak tahu apa-apa pada hari Jumat terhadap salah satu pernyataan ketua Fed yang paling tidak berbahaya dan berulang-ulang sangat membingungkan.

Pertama-tama, Powell tidak memberikan kesaksian Senat atau salah satu konferensi pers yang diadakan setelah setiap pertemuan bulanan The Fed, di mana ia baru saja keluar dari brainstorming setelah para pengambil kebijakan lain di bank sentral. Acara hari Jumat adalah penampilan virtual di konferensi Bank of International Settlements di Afrika. Bagaimana itu diperbesar hingga sejajar dengan peristiwa Jackson Hole sangat mencengangkan.

Yang pasti adalah bahwa Fed tidak dapat memastikan tentang kenaikan suku bunga sampai mencapai matriks yang telah ditetapkan pada pekerjaan dan penawaran-permintaan bahan.

Kita dapat mengkritik sikap lemah Fed terhadap tekanan harga, terutama desakannya bahwa inflasi saat ini bersifat sementara, dan terus berspekulasi pada jadwal antara Juni dan Desember 2022 untuk kenaikan suku bunga — berdasarkan ocehan pembicara Fed lainnya dan pembaruan bulanan - yang disebut dot plot.

Tetapi intinya adalah Powell tidak akan menarik pelatuknya sampai ia yakin bahwa semua atau sebagian besar kondisi - termasuk yang mungkin mengamankan pengangkatannya kembali - terpenuhi.

Ketidakpastian atas kenaikan suku bunga sendiri bukan lagi berita. Uang pintar harus lebih pintar.

Ringkasan Pasar & Harga Emas

Pembeli emas melihat kenaikan minggu kedua berturut-turut tetapi tidak sebelum naik rollercoaster pada hari Jumat yang membawa mereka ke euforia level $1.800, kemudian terjun dan akhirnya ditutup positif.

Kontrak teraktif emas berjangka AS, Desember, bertahan di $1.796,30 per ounce di Comex New York, naik $14,40, atau 0,8%. Di awal sesi, emas Desember melonjak hingga $1.815.50, hanya untuk kedua kalinya dalam seminggu yang telah melewati level $1.800.

Untuk minggu lalu, patokan kontrak berjangka emas berakhir naik 1,6% dan memperpanjang kenaikan minggu sebelumnya sebesar 0,6%.

Pergerakan emas pada hari Jumat dipicu oleh Ketua Fed Powell, yang selama penampilan virtual di acara Bank of International Settlements, mengkonfirmasi rencana bank sentral untuk mulai mengurangi stimulus bulanannya sebesar $120 miliar antara November dan Desember, sambil tetap memberikan batas waktu untuk kenaikan suku bunga.

Pasar telah gelisah selama berbulan-bulan ketika stimulus akan dimulai. Dengan diketahuinya, spekulasi telah beralih ke suku bunga.

Emas bukan satu-satunya pasar yang terombang-ambing di sesi Jumat: S&P 500 naik dari rekor tertinggi menjadi negatif pada tengah hari setempat.

Itu juga salah satu hari yang aneh ketika trifecta emas, dollar dan imbal hasil obligasi jatuh, menunjukkan bahwa investor pada dasarnya tidak tahu apa yang harus dilakukan.

"Pengambilan kunci dari Powell adalah bahwa The Fed berada di jalur untuk mulai mengurangi aset dan itu harus dilakukan pada pertengahan 2022, inflasi sementara mungkin berlangsung sedikit lebih lama dari yang diharapkan, dan ekspektasi kenaikan suku bunga harus ditulis dengan pensil," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan online OANDA.

Emas masih berakhir di posisi positif dan naik lebih dari 1,5% pada minggu lalu yang masih merupakan kesaksian dari kekuatan yang melekat setelah berminggu-minggu terperangkap di pertengahan ke level $1.700 yang lebih rendah, kata Moya.

"Wall Street tahu bahwa imbal hasil riil negatif akan tetap baik hingga tahun depan dan emas akan menegaskan kembali dirinya sebagai lindung nilai inflasi,"

Ringkasan Pasar & Harga Minyak

Tren bullish minyak mencetak kemenangan kesembilan berturut-turut dengan perhatian pasar kembali beralih ke persediaan di posisi terendah tiga tahun di pusat penyimpanan minyak mentah AS, bahkan ketika gas alam dan harga batu bara yang mendukung reli luas baru-baru ini dalam energi berubah melemah pada minggu itu.

Patokan minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup naik $1,26, atau 1,5%, di $83,76 per barel. WTI jatuh ke level $80,81 pada hari Kamis tetapi pada hari Jumat mencapai puncaknya di $83,86, hanya sedikit di bawah level tertinggi tujuh tahun pada hari Kamis di $83,96. Untuk minggu lalu, harga naik 1,8%, untuk kenaikan sembilan minggu kumulatif sebesar 34%.

Minyak mentah Brent yang diperdagangkan di London, patokan global untuk minyak, ditutup naik 92 sen, atau 1,1%, ke $83,53. Brent mencapai level tertinggi tiga tahun di $86,10 pada hari Kamis. Harga naik hampir 1% pada minggu lalu untuk kenaikan tujuh minggu sebesar 15%.

Harga minyak mentah mengalami penurunan terbesar dalam dua minggu pada hari Kamis setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kelompok OPEC+ yang mencakup Moskow mungkin mengeluarkan lebih banyak barel daripada yang telah diumumkan.

Harga minyak juga turun setelah China, India dan konsumen lainnya melawan harga energi tinggi yang mereka katakan dapat merusak ekonomi dengan inflasi yang tak terkendali. Menambah tekanan pada pasar energi adalah perkiraan yang menunjukkan sebagian besar Amerika Serikat akan memiliki musim dingin yang lebih hangat dari rata-rata biasanya.

Faktor-faktor tersebut telah menyebabkan harga gas alam dan batu bara menjauh dari level tertingginya dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, pasar minyak rebound kuat pada hari Jumat karena fokus kembali ke penurunan persediaan di pusat penyimpanan minyak mentah Cushing, Oklahoma.

“Masalahnya adalah tidak akan ada peluang untuk menyetok kembali Cushing dalam 3-5 bulan ke depan akibat penjualan akan tetap tinggi,”

"Tapi itu akan menjadi perdagangan yang fluktuatif."

Dalam pembaruan persediaan mingguannya pada hari Rabu, Badan Informasi Energi AS menempatkan stok Cushing sebanyak 31,2 juta barel, turun dari level terendah tiga tahun minggu sebelumnya di 33,6 juta.

Selain itu, EIA melaporkan stok minyak mentah turun 431.000 barel dalam seminggu hingga 15 Oktober, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk peningkatan 1,857 juta barel.

Ini adalah pertama kalinya dalam sebulan EIA melaporkan pertumbuhan mingguan stok minyak mentah setelah minggu sebelumnya kembali menambahkan persediaan sekitar 13 juta barel.

Minyak mentah bukan satu-satunya komponen laporan yang mencatat penurunan.

Persediaan bensin turun 5,368 juta barel, kata EIA, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 1,267 juta barel.

Stok sulingan, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, turun 3,913 juta barel dalam minggu lalu terhadap ekspektasi penurunan 700.000 barel, laporan persediaan menunjukkan.

Kalender Pasar Energi ke Depan

Senin, 25 Oktober

Perkiraan persediaan minyak mentah Cushing (swasta)

Selasa, 26 Oktober

Laporan mingguan stok minyak American Petroleum Institute.

Rabu, 27 Oktober

Laporan mingguan EIA untuk stok minyak mentah

Laporan mingguan EIA untuk stok bensin

Laporan mingguan EIA untuk persediaan sulingan

Kamis, 28 Oktober

Laporan mingguan EIA mengenai penyimpanan gas alam

Jumat, 29 Oktober

Survei mingguan Baker Hughes tentang U.S. rig minyak.

 

 

Equityworld Futures