This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 30 Mei 2018

PT Equity World Futures : Efek Domino Nilai Dolar AS ke Daya Beli Masyarakat




Equity World Futures - Nilai dolar Amerika Serikat (AS) yang sudah mulai melemah ke level Rp 13.900 masih memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat di Indonesia.

Peneliti dari Institute dor Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan daya beli masyarakat pada puasa dan Lebaran tahun ini dikarenakan beberapa kebutuhan pokok dipenuhi oleh impor.

"Efek domino dari mahalnya bahan baku plus jasa angkutan impor membuat inflasi merangkak naik.
.

Efek domino dari nilai tukar ini dikarenakan pendapatan masih dalam bentuk rupiah, namun biaya memenuhi kebutuhan harus menggunakan dolar. Sehingga, biaya operasionalnya pun menjadi lebih tinggi.


Adapun, sebagian kebutuhan pokok yang diimpor mulai dari beras, gula, garam, gandum, kedelai, daging, bahkan sampai singkong.


"Ujungnya kalau ada kenaikan harga kebutuhan pokok, daya beli bisa menurun," jelas dia.


Selain itu, tingginya nilai dolar AS juga berpengaruh terhadap kenaikan biaya transportasi. Sebab, biaya minyak mentah masih tinggi belum lagi ditambah biaya impor.


"Besar kemungkinan harga BBM non subsidi termasuk Pertaliter akan terus dinaikkan, imbasnya bisa kemana-mana salah satunya ke kenaikan biaya transportasi.








Equity World Futures

Selasa, 29 Mei 2018

PT Equity World Futures : Rupiah Menguat 125 Poin ke Level Rp14.000/USD

Equity World Futures -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan terus memulih. Awal perdagangan, rupiah di pasar spot dibuka menguat 30 poin atau 0,21% ke level Rp14.095 per USD. 

Laju rupiah semakin menguat pada pukul 10.50 WIB di indeks Bloomberg, dengan terapresiasi 125 poin atau 0,88% ke Rp14.000 per USD dibandingkan akhir pekan lalu di Rp14.125 per USD.

Sementara itu, kurs rupiah di data Yahoo Finance terpantau menguat 138 poin alias 0,95% ke level Rp13.975 per USD pada Senin ini. Sementara Jumat akhir pekan lalu, mata uang NKRI berada di level Rp14.113 per USD.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin ini berada di level Rp14.065 per USD, terapresiasi 101 poin dari level Rp14.166 per USD di Jumat akhir pekan.

Rupiah menguat seiring sentimen domestik, dimana pemerintah dan Bank Indonesia menyatakan berkomitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan menjaga disiplin APBN, dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan menaikkan suku bunga acuan.

Dari faktor eksternal, indeks USD terhadap enam mata uang utama melemah 0,149 atau 0,16% ke level 94,104. Sebelumnya, USD naik ke 94,248 pada hari Jumat, tertinggi sejak 14 November 2017.

Melansir dari Reuters, Senin (28/5), melemahnya USD karena pasar mengamati  kembali terbukanya pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un. Sikap Trump yang pada akhir pekan lalu membatalkan pertemuan dengan Kim Jong Un membuat ketidakpastian geopolitik di Asia Pasifik.

Dolar juga tertekan oleh membaiknya euro, yang merangkak dari level terendah 6-1/2 bulan, setelah kekhawatiran politik di Italia mereda. Euro dibuka lebih tinggi 0,35% menjadi USD1,1693 per EUR setelah jatuh pada hari Jumat ke USD1,1646 per EUR, level terendah sejak pertengahan November 2017.

"Euro telah berhasil bangkit, melalui sedikit konsolidasi. Tetapi pada dasarnya, ini masih bisa mempengaruhi mata uang euro," kata Junichi Ishikawa, ahli strategi FX senior di IG Securities di Tokyo.







Senin, 28 Mei 2018

PT Equity World Futures : Anggaran THR Naik Drastis Bisa Ganggu Penerimaan Negara




Equity World FuturesKenaikan berlebih tunjangan hari raya (THR) pada tahun ini, bisa mengakibatkan pola yang tidak proporsional antara pengeluaran dengan penerimaan negara. Akibatnya ketika lonjakan THR bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak lantas mengangkat konsumsi rumah tangga, maka beban beralih kepada penerimaan pajak tahun depan. 


"Jika alokasi THR terlalu besar, sementara tidak semua ternyata dibelanjakan ke masyarakat dan ditabung. Maka kenaikan THR hanya memberatkan APBN dalam jangka panjang karena THR yang naik sekarang akan dibebankan ke penerimaan pajak tahun depan.



Seperti diketahui pemerintah menggelontorkan dana Rp35,76 triliun untuk membayar keseluruhan THR dan gaji ke-13 atau naik 68,92% dibandingkan pembayaran THR pada 2017 lalu. Menurut Bhima, uang THR biasanya tidak lantas langsung dibelanjakan melainkan ditabung sehingga tidak serta merta mengangkat konsumsi masyarakat.  

"Tidak semua uang THR langsung dibelanjakan. Bagi pensiunan misalnya ada preferensi yang berbeda, terutama bagi yang baru pensiun. Uang tambahan THR disimpan jadi tabungan. Prediksinya justru ada kenaikan DPK bank paska Lebaran. Sebagian PNS juga menggunakan THR untuk membiayai uang masuk sekolah saat tahun ajaran baru," paparnya. 

Tidak hanya itu, sambung dia secara umum masyarakat kelas menengah dalam beberapa bulan terakhir cenderung lebih banyak menyimpan uangnya karena khawatir kondisi ekonomi di tahun politik, pelemahan kurs rupiah, dan ekspektasi kenaikan harga energi. "Ini tercermin dari IKK Bank Indonesia yang menurun dari Januari hingga bulan April 2018 yakni 126,1 ke 122,2.










Jumat, 25 Mei 2018

PT Equity World Futures : Global Bond PLN 2018 Kelebihan Permintaan 3,65 Kali




         Equity World Futures - PT PLN (Persero) pada tanggal 15 Mei 2018 (waktu New York) atau tanggal 16 Mei 2018 (waktu Jakarta) menerbitkan Global Bond senilai USD2 miliar. Obligasi Global tersebut diterbitkan dalam 2 tenor yaitu senilai USD1 miliar dengan tenor 10 tahun dan senilai USD1 miliar dengan tenor 30 tahun, serta dengan tingkat bunga  masing-masing sebesar 5,45% dan 6,15%. 

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka memgatakan, keberhasilan PLN menerbitkan Global Bond tahun 2018 ini kembali membuktikan bahwa di tengah gejolak pasar global. "Surat utang PLN tetap diminati oleh qualified investors sehingga orderbook mengalami oversubscribe sekitar 3,65 kali.

Made menjelaskan, tujuan penerbitan Global Bond kali ini adalah untuk proses liability management dan sekaligus debt reprofiling. Uang yang didapat dari penerbitan sebesar USD2 miliar tersebut digunakan untuk membeli kembali (buy back) atau melunasi secara dini beberapa Global Bond PLN yang telah ada (penerbitan tahun 2007 dan 2009 yang sedianya akan jatuh tempo pada Agustus 2019, Januari 2020 dan  Juni 2037). 

Obligasi Global yang telah ada tersebut, dulu diterbitkan dengan tingkat bunga yang mahal yaitu masing-masing sebesar 8%, 7,75% dan 7,875%. Proses penerbitan Global Bond PLN dan pembelian kembali sebagian Global Bond lama tersebut menurutnya dilakukan secara simultan sehingga praktis tidak ada uang yang keluar dari kas PLN. Selain tidak mengeluarkan uang kas, imbuh Made, pada aksi korporasi kali ini, PLN sekaligus akan mendapatkan minimal dua manfaat.

Manfaat pertama, yakni untuk manajeme likuiditas (mengurangi refinancing risk) pada pertengahan tahun 2019 dan awal 2020, karena kewajiban pelunasan jatuh tempo sebesar USD750 juta (Global Bond due 2019) dan sebesar USD1,25 miliar (Global Bond due 2020) hampir seluruhnya sudah tidak ada, dan diganti dengan Global Bond baru yang baru akan jatuh tempo pada tahun 2028 dan 2048.

Yang kedua, sambung dia, untuk penghematan berjalan, karena obligasi lama dengan tingkat bunga 8%, 7,75%, dan 7,875% diganti dengan obligasi baru dengan tingkat bunga 5,45% dan 6,15%.

Selain itu, dengan aksi korporasi PLN kali ini juga sekaligus mengurangi risiko adanya tingkat bunga yang lebih mahal di masa yang akan datang karena sudah hampir pasti bahwa Fed Fund Rate akan terus dinaikan pada tahun 2018 dan 2019. Proses settlement transaksi tersebut di atas telah terjadi pada tanggal 21 Mei 2018 dan Global Bond PLN terdaftar pada Singapore Stock Exchange (SGX).








Equity World Futures 

Kamis, 24 Mei 2018

PT Equity World Futures : Charoen Pokphand Bagi Dividen Rp 918 Miliar


Equity World Futures - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menyetujui rencana perseroan membagikan dividen tunai. Selain itu para pemegang saham sepakat mengangkat kembali anggota direksi dan komisaris.

Melansir keterangan resmi perusahaan, CPIN memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 36,76% dari laba bersih 2017. Nilainya mencapai Rp 918,28 miliar atau setara Rp 56 per lembar saham.

Selain pembagian dividen tunai, pemegang saham Perseroan, antara lain juga telah menyetujui laporan keuangan untuk tahun buku 2017.

Seperti diketahui per 31 Desember 2017, total aset Perseroan adalah Rp 24,5 triliun sedangkan total penjualan pada tahun 2017 adalah Rp 46,4 triliun. Laba tahun berjalan pada tahun 2017 adalah Rp 2,50 triliun. 

Rapat kali ini juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan hingga tahun buku 2022. Sehingga susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan masih sebagai berikut:

Direksi
Presiden Direktur: Tjiu Thomas Effendy
Wakil Presiden Direktur: Peraphon Prayooravong
Wakil Presiden Direktur: Vinai Rakphongphairoj
Direktur: Ong Mei Sian
Direktur: Jemmy
Direktur: Eddy Dharmawan Mansjoer
Direktur: Ferdiansyah Gunawan Tjoe

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: Hadi Gunawan Tjoe
Wakil Presiden Komisaris: Rusmin Ryadi
Komisaris Independen: Suparaman S









Equity World Futures

Rabu, 23 Mei 2018

PT Equity World Futures : Ada Aksi Jual Dolar AS, Rupiah Punya Peluang Menguat





Equity World Futures
- Mulai adanya pergerakan positif pada rupiah memberikan peluang untuk kenaikan lanjutan. Meski demikian, kenaikan tersebut harus kembali diuji ketahanannya. 


"Adapun rencana Bank Indonesia yang akan meningkatkan frekuensi lelang FX Swap menjadi 3 kali seminggu setelah sejak awal Mei telah dinaikan menjadi 2 kali seminggu dengan tujuan memperkuat likuiditas rupiah yang mulai mengetat selama sebulan terakhir diharapkan dapat mengangkat nilai tukar rupiah.




Rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran level support Rp14.141 per dolar AS (USD) dan resisten Rp14.120 per per USD.




Sementara, pergerakan rupiah kemarin mampu berbalik positif. Adanya penilaian meredanya potensi perang dagang antara China dan AS seiring dengan rencana Negeri Panda itu untuk memangkas tarif produk-produk automotif dan suku cadangnya mampu memberikan sentimen positif bagi rupiah. 




"Di sisi lain, pergerakan USD juga cenderung berbalik melemah setelah terkena aksi jual pascapenguatan beberapa minggu sebelumnya. Pelaku pasar menahan diri jelang pertemuan FOMC untuk melihat bagaimana view The Fed terhadap ekonomi AS.









Selasa, 22 Mei 2018

PT Equity Word Futures : Sillo Maritime Berencana Private Placement Rp174,88 Miliar


Equity World FuturesPT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) berencana melakukan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau private placement sekitar Rp174,88 miliar.

Direktur Utama Sillo Maritime Perdana, Herjati mengatakan pada aksi korporasi ini, perseroan maksimal akan menawarkan saham sebanyak 219,7 juta lembar diharga Rp796 per saham. Dananya akan digunakan untuk ekspansi dan memperkuat struktur modal anak usaha.

Dia juga menjelaskan, dana private placement tersebut akan dipergunakan untuk mendanai belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan pada tahun ini yang disiapkan sebesar USD57 juta.

"Dana capex tersebut, selain berasal dari private placement juga bersumber dari pinjaman perbankan seperti Bank BNI dan KEB Hana Bank Korea,"

Menurut dia, dana private placement akan digunakan untuk penyertaan modal pada anak usaha yakni PT Suasa Benua Sukses (SBS) untuk memperkuat struktur permodalan.

Untuk capex, Herjati merincikan, sebesar USD45 juta untuk membeli kapal floating storage dan offloading (FSO) untuk perusahaan migas Petrochina. Selain itu, perusahaan juga membeli kapal tanker LPG untuk mendukung kontrak PT Pertamina (Persero).

"Jadi hingga akhir tahun ini, kapal yang kami punya akan ada 15 dari saat ini 13 kapal," kata dia.

Dengan aksi korporasi tersebut, Sillo Maritime menargetkan pendapatan sebesar USD62,52 juta pada tahun 2018, atau meningkat 35% dibandingkan realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya, USD46,31 juta.

Direktur Independen Sillo Maritime Perdana, Sumanto Hartanto mengaku, kinerja perusahaan pada 2017 ditopang kenaikan harga minyak mentah dunia. Tahun lalu, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) rata-rata USD51,91 per barel atau naik 27% dari ICP 2016 di level USD40,13 per barel.

"Tahun ini, kami optimistis harga minyak dan gas stabil dan cenderung naik. Ini akan berkontribusi positif pada aktivitas produksi hulu migas,"

Sebagai informasi, Sillo Maritime Perdana berhasil mencetak pendapatan sebesar USD12,33 juta pada kuartal I 2018, atau naik 33% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, USD9,29 juta. Hal itu mendorong laba bersih perusahaan menjadi USD2,03 juta.

"Seluruh pendapatan perseroan diperoleh dari bisnis charter atau jasa penyewaan kapal dari klien terbesar yakni CNOOC SES Ltd dan Petrochina International Jabung Ltd,"








Senin, 21 Mei 2018

PT Equity World Futures : Tingkatkan Impor, China Bantah Menyerah pada Tekanan AS



Equity World Futures - Media pemerintah China melontarkan pujian atas mulai cairnya ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). Kendati demikian, media tersebut membantah bahwa Beijing menyerah pada tekanan AS.

Akhir pekan lalu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa perang dagang antara AS dan China "ditunda". AS juga telah membatalkan ancaman pengenaan tarifnya dengan adanya pembicaraan mengenai perjanjian perdagangan yang lebih luas. 

Sementara, sehari sebelumnya, Beijing dan Washington menyatakan akan terus melakukan pembicaraan mengenai langkah-langkah di mana China akan mengimpor lebih banyak komoditas energi dan agrikultur dari Negeri Paman Sam itu untuk mempersempit defisit perdagangan barang dan jasa AS senilai USD335 miliar per tahun dengan China.

Dalam editorialnya, China Daily menyebutkan bahwa semua pihak kini dapat merasa lega, dan mengutip Kepala Negositor China, Wakil PM Liu He, yang menyebutkan bahwa pembicaraan yang telah berlangsung antara kedua negara sangat positif, pragmatis, konstruktif dan produktif.

"Terlepas dari semua tekanan yang ada, China tidak menyerah, seperti yang dilihat Presiden AS Donald Trump. Sebaliknya, China berdiri teguh dan terus menyatakan keinginannya untuk berbicara," 

"Bahwa AS akhirnya berbagi kesediaan ini, berarti kedua pihak telah berhasil menghindari konfrontasi langsung yang pada satu titik tampaknya tak terelakkan," tambahnya.

Selama putaran awal pembicaraan bulan ini di Beijing, Washington menuntut China mengurangi surplus perdagangannya sebesar USD200 miliar. Namun, tidak ada angka yang disebutkan dalam pernyataan bersama mengenai kesediaan China menambah impor dari AS.

Harian itu menegaskan kembali bahwa China tidak dipaksa untuk meningkatkan impornya sebagai cara untuk menangkal ketegangan perdagangan antara kedua negara. 

Kesediaan itu diklaim karena China secara alami perlu mengimpor lebih banyak untuk memenuhi permintaan dari rakyatnya yang semakin makmur. "Perang dagang tidak memiliki pemenang,"








Equity World Futures

Jumat, 18 Mei 2018

PT Equity World Futures : Rupiah Sesi Pagi Merangkak Naik Saat Euro Merosot



Equity World FuturesNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan,  dibuka berangsur mulai membaik, meski belum mampu meninggalkan level Rp14.000/USD. Sinyal positif mata uang Garuda terjadi saat euro merosot ke posisi terendah seiring ketidakpastian politik Italia.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp14.074/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.094/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp14.075/USD atau berbalik menanjak dari posisi perdagangan kemarin Rp14.097/USD. Pergerakan harian rupiah menjelang akhir pekan ada di kisaran Rp14.065-Rp14.083/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan perbaikan di awal sesi untuk sedikit membaik ke level Rp14.060/USD dan menjadi sinyal positif. Posisi tersebut semakin lebih baik dari kemarin yang jatuh hingga Rp14.130/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada pada posisi Rp14.053/USD atau meningkat dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.088/USD. Pergerakan harian rupiah ada pada level Rp14.048-Rp14.088/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, dolar berdiri tegak terhadap beberapa mata uang ketika euro terseret ke level terendah lima bulan seiring kekhawatiran perkembangan politik di Italia hingga menyebabkan gangguan yang lebih luas pada pasar mata uang. 

Euro saat ini sedikit lebih tinggi 0,05% pada level 1,1813 setelah meluncur ke posisi 1,1763 atau terendah sejak 18 Desember. Ketidakpastian politik di Italia, dimana partai-partai populis berupaya untuk memimpin pemerintahan berikutnya telah menjadi hambatan besar terhadap euro.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama  lebih rendah menjadi 93.298 setelah mencetak kenaikan pada Rabu, kemarin ke level 93.632 atau tertinggi sejak 19 Desember. Sedangkan versus Yen Jepang, mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- terlihat stabil ke posisi 110.380.








Kamis, 17 Mei 2018

PT Equity World Futures : Antisipasi Konsumsi Naik 10%, Pertamina Fokus Amankan Pasokan Premium







Equity World Futures -  PT Pertamina (Persero) menegaskan yang menjadi fokus utama perseroan memasuki bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri yakni penyediaan suplai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yakni jenis premium, biasanya mengalami peningkatan hingga 10%. 


"Khusus premium biasanya meningkat hingga 10%. Untuk itu, Pertamina tengah fokus menyediakan pasokan dan menyiapkan distribusi," terang Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta. 



Seperti diketahui, Pertamina (Persero) meningkatkan sejumlah layanan dalam rangka menghadapi bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Salah satunya dengan menyiapkan 200 motor yang siap mengantarkan bahan bakar minyak (BBM) kemasan di ruas tol yang berpotensi macet saat musim mudik Lebaran.



Sementara terkait dengan kebutuhan pasokan BBM jenis premium di Jawa, Madura, Bali (Jamali), pihak Pertemina belum akan menambah kouta. Di sisi lain BPH Migas sebelumnya mengatakan bakal menambah kuota premium sebesar 5 juta kiloliter (KL) dari sebelumnya ditetapkan 7,5 juta KL menjadi 12,5 juta KL untuk wilayah Jamali. 



Seperti diketahui revisi Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak nantinya bakal mewajibkan kembali Pertamina menyalurkan BBM jenis premium di Jamali. "Subsisi belum. Nanti yah,"








Rabu, 16 Mei 2018

PT Equity World Futures : 33 Pengusaha Terkaya di Dunia, Nomor 28 dari Indonesia

Equity World FuturesMedia kenamaan asal Inggris, The Sunday Times menerbitkan apa yang dinanti-nantikan pembaca setianya di tahun 2018. Ya, daftar pengusaha terkaya di dunia. Sunday Times Rich List, demikian tajuk berita tersebut memberi pembaca gambaran sekilas mengenai kekayaan bersih para pengusaha sukses di dunia dan keluarganya. Berikut 33 pengusaha terkaya dunia yang disusun oleh The Sunday Times 

33. Stefan Persson
Kekayaan bersih: USD31 miliar atau setara Rp435 triliun (kurs Rp14.038 per USD)
Stefan merupakan raja bisnis di Swedia, pemilik jaringan perusahaan mode Hennes & Mauritz atau disingkat H&M. Ia mewarisi usaha yang didirikan oleh ayahnya, Erling Persson.

32. Woody Johnson
Kekayaan bersih: USD31,1 miliar
Pria bernama asli Robert Wood Johnson IV merupakan ahli waris dari perusahaan consumer goods Johnson & Johnson. Ia juga pemilik dari klub tiga klub olahraga di Amerika Serikat, yaitu New York Jets untuk American Football, New York Knicks (basket) dan New York Rangers yang merupakan klub hoki es. Woody juga pemilik gedung Madison Square Garden New York yang suka digunakan sebagai tempat pertandingan tinju. Saat ini, Woody Johnon menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Inggris.

31. Maria Elisabeth Schaeffler-Thumann dan Georg Schaeffler
Kekayaan bersih: USD31,7 miliar
Maria Elisabeth dan putranya Georg merupakan pemilik dari perusahaan pembuat komponen otomotif di Jerman, Schaeffler. Keluarganya juga pemilik dari perusahaan ban kenamaan dunia, Continental AG. Schaeffler Group mempekerjakan sekitar 80.000 orang di 49 negara.

30. Penny Pritzker
Kekayaan bersih: USD31,9 miliar
Perempuan kelahiran 2 Mei 1959 ini, merupakan ahli waris dari keluarga Pritzker, pemilik jaringan hotel Hyatt. Penny pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Amerika Serikat di era Barack Obama. 

29. David Thomson
Kekayaan bersih: USD33,2 miliar
David merupakan generasi ketiga dari keluarga Thomson, pengusaha media asal Kanada yang bisnisnya kini menggurita mengendalikan media massa Thomson Reuters dan kerajaan penerbitan.

28. Robert Budi dan Michael Bambang Hartono
Kekayaan bersih: USD34,2 miliar
Dua bersaudara Hartono mewarisi perusahaan rokok Djarum dari ayah mereka, Oei Wie Gwan. Keduanya juga pemegang saham terbesar di Bank Central Asia (BCA), pemilik properti Grand Indonesia, dan perusahaan elektronik Polytron.

27. Li Ka-shing
Kekayaan bersih: USD35 miliar
Merupakan orang terkaya di Hong Kong, konglomerat dengan bendera Cheung Kong Holdings yang unit usahanya merambah kepada manufaktur, properti, pelabuhan, dan perusahaan telekomunikasi Hutchison. Baru-baru ini, Li mengumumkan pengunduran dirinya dan menyerahkan estafet kepemimpinan ke putranya, Victor Li.

26. Gérard Mulliez 
Kekayaan bersih: USD35,7 miliar
Pria berusia 87 tahun ini, merupakan pendiri dan penguasa dari jaringan toko serba ada di Prancis yaitu Auchan.

25. Axel Dumas
Kekayaan bersih: USD36,7 miliar
Alumnus Harvard Business School ini mengawali karirnya sebagai bankir di bank asal Prancis BNP Paribas. Pada 2003, ia masuk menangani perusahaan mode kenamaan asal Prancis, Hermès. Dan kini Axel Dumas menjadi chief executive officer di rumah mode tersebut.

24. Steve Ballmer
Kekayaan bersih: USD38,4 miliar
Sarjana matematika dari Universitas Harvard ini merupakan karib dari Bill Gates, yang mengajaknya bergabung untuk membesarkan Microsoft. Ballmer lantas menjadi CEO Microsoft dari Januari 2000 hingga Februari 2014. Setelah melepaskan sebagian sahamnya di Microsoft, Ballmer kini memegang klub basket NBA Los Angeles Clippers.

23. Sheldon Adelson
Kekayaan bersih: USD38,6 miliar
Lahir dari keluarga miskin di Boston, Amerika Serikat, tidak mematahkan impiannya untuk maju. Bakat bisnis Sheldon mulai terlihat sejak usia 12 tahun dengan berjualan perlengkapan mandi. Sheldon lalu mengasah bakatnya dengan ilmu keuangan saat berkuliah di City College di New York.

Melansir Business Insider, karena keterbatasan finansial, saat itu, Sheldon memutuskan keluar dari perguruan tinggi untuk bekerja sebagai broker properti di kampung halamannya Boston, Massachusetts. Uang yang ia kumpulkan lalu diinvestasikan ke bisnis properti. Dari sana, Sheldon merambah ke bisnis kasino yang kini menjadi CEO Las Vegas Sands, perusahaan kasino terbesar di AS.

22. Jack Ma
Kekayaan bersih: USD39,1 miliar
Miliarder teknologi asal China yang merupakan pendiri dan ketua eksekutif perusahaan e-commerce Alibaba Group.

21. Albert Reimann Jr
Kekayaan bersih: USD39,3 miliar
Generasi ketiga dari ahli kimia asal Jerman Ludwig Reimann yang menikahi putri pengusaha Johann Adam Benckiser. Albert merupakan pemilik JAB Holding, dengan brand seperti Krispy Kreme, Caribou Coffe, Panera Bread dan brand fashion Bally.

20. Françoise Bettencourt Meyers 
Kekayaan bersih: USD42,6 miliar
Bettencourt adalah perempuan terkaya di Pranvis, yang mewarisi kekayaan dari ibunya, Liliane pada tahun lalu. Ia merupakan pemegang saham utama di perusahaan kosmetik terbesar di dunia, L'Oréal.

19. Mukesh dan Anil Ambani
Kekayaan bersih: USD42,9 miliar
Bisnis keluarga Ambani mulai moncer seiring kebijakan Perdana Menteri India Indira Gandhi di tahun 1980, yang mengizinkan swasta untuk masuk menggarap bisnis polyester. Kini bisnis keluarga mereka tidak melulu tekstil tapi sudah berekspansi ke bidang lain. 

Mukesh menjalankan bisnis penyulingan minyak dan gas, petrokimia, dan tekstil dengan bendera Reliance Industries. Sementara Anil menggawangi industri telekomunikasi, manajemen aset, hiburan, dan pembangkit listrik.

18. Pony Ma Huateng
Kekayaan bersih: USD45,5 miliar
Ma Huateng adalah orang terkaya di China, pendiri, presiden sekaligus CEO perusahaan teknologi terbesar di China yaitu Tencent.

17. Susanne Klatten dan Stefan Quandt
Kekayaan bersih: USD46,2 miliar
Dua bersaudara yang merupakan anak dari pengusaha Herbert Quandt ini, meruapakan pemegang saham mayoritas di perusahaan otomotif Jerman, Bayerische Motoren Werke (BMW).

16. Sergey Brin

Kekayaan bersih: USD47,1 miliar
Sergey merupakan keluarga imigran asal Rusia yang hijrah ke Amerika Serikat, saat dirinya berusia 6 tahun. Keahliannya di bidang matematika membawanya untuk mempelajari ilmu komputer di Universitas Stanford. Di tempat ini, ia bertemu dengan Larry Page, yang kemudian keduanya membangun Google. 

15. Larry Page
Kekayaan bersih: USD47,6 miliar
Lahir dari orang tua akademisi, Larry mewarisi kepandaian dari ibunya yang profesor ilmu komputer di Universitas Michigan. Saat masuk ke Universitas Stanford, Larry bertemu dengan Sergey. Pada awalnya, keduanya saling tidak suka dan sering berbeda pendapat. Namun keduanya sama-sama tertarik untuk membangun mesin pencari. Dari kedua ide mereka lahirlah Google.

14. Keluarga Kampard

Kekayaan bersih: USD48,9 miliar
Pemilik dari imperium bisnis furniture global IKEA, didirikan oleh Ingvar Kamprad yang meninggal pada 27 Januari 2018 lalu. Ingvar yang asal Swedia, memiliki bakat bisnis sejak kanak-kanak dengan berjualan korek api. Saat remaja ia menjual meja dapur karya pamannya, kemudian mendirikan brand IKEA yang akronim dari namanya Ingvar Kamprad, Elmtaryd tempat ia dilahirkan, dan Agunnaryd nama kampung halamannya. Kini bisnis IKEA dipegang oleh tiga putra dan seorang putri angkatnya.

13. Michael Bloomberg
Kekayaan bersih: USD50 miliar
Michael adalah pendiri, pemilik dan CEO dari layanan keuangan global, dan juga taipan dari kerajaan media massa Bloomberg yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

12. Karl Albrecht Junior dan Beate Heister
Kekayaan bersih: USD55,5 miliar
Dua bersaudara asal Jerman ini mewarisi kekayaan dari ayahnya Karl Hans Albrecht yang mendirikan jaringan supermarket Aldi. 

11. Larry Ellison
Kekayaan bersih: USD58,6 miliar
Pria bernama lengkap Lawrence Joseph Ellison ini lahir dari keluarga susah, saat berusia 9 bulan, ibunya ditinggalkan oleh ayahnya. Untuk merawat Larry, sang ibu lalu menitipkannya kepada bibi dan pamannya. Bakatnya di bidang matematika membawanya belajar ilmu komputer di Universitas Chicago. 

Lulus kuliah, Larry bekerja di perusahaan elektronik Ampex, dimana proyek pertamanya membangun database untuk CIA. Tahun 1979, Larry akhirnya membangun perusahaannya sendiri di bidang software yaitu Oracle.

10. Carlos Slim Helu
Kekayaan bersih: USD67,3 miliar
Majalah Forbes pada 2011 mendaulatnya sebagai pengusaha terkaya di dunia. Imigran asal Lebanon ini merupakan penguasa jaringan telekomunikasi di Meksiko. Bisnisnya kini merambah ke manufaktur, energi, properti, media, dan jasa keuangan.

9. Amancio Ortega
Kekayaan bersih: USD70,3 miliar
Lelaki asal Spanyol ini besar lewat usaha pakaian dengan brand Zara di tahun 1975. Kini, induk perusahaannya Inditex (raksasa industri tekstil) dikenal sebagai pemilik brand Zara, Massimo Dutti, Pull and Bear, Bershka, Oysho, dan Stradivarius. Saat ini, Ortega mempekerjakan sekitar 92.000 pegawai.

8. Jacqueline Mars
Kekayaan bersih: USD70,9 miliar
Perempuan berusia 78 tahun ini adalah generasi ketiga dari Franklin Clarence Mars, pendiri perusahaan camilan terbesar di dunia, Mars. Salah satu produknya yang terkenal adalah coklat M&M.

7. Mark Zuckerberg
Kekayaan bersih: USD71,2 miliar
Zuckerberg adalah pendiri, ketua, dan CEO jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook.

6. Bernard Arnault
Kekayaan bersih: USD72,2 miliar
Konglomerat asal Prancis ini merupakan ketua dan CEO perusahaan barang mewah, LVMH akronim dari Louis Vuitton Moët Hennessy.

5. Warren Buffett
Kekayaan bersih: USD84,2 miliar
Buffett adalah ahli keuangan yang dikenal sebagai investor tersukses di dunia. Pria berusia 87 tahun ini adalah Chairman Berkshire Hathaway, perusahaan investasi. Bisnis inti dari perusahaannya adalah tekstil, asuransi, properti, dan perusahaan investasi.

4. Bill Gates
Kekayaan bersih: USD90,3 miliar
Bill Gates berkali-kali dinobatkan sebagai pengusaha kaya nomor satu di dunia. Peruntungannya ialah mendirikan perusahaan perangkat lunak Microsoft.

3. Jeff Bezos
Kekayaan bersih: USD112,4 miliar
Bezos adalah pendiri, ketua, dan CEO dari situs belanja online terbesar di dunia, Amazon.

2. Charles dan David Koch

Kekayaan bersih: USD120,3 miliar
Dua bersaudara asal Wichita, Kansas, Amerika Serikat ini merupakan pengendali dari Koch Industries. Charles bertindak sebagai ketua sedangkan David, si adik menjadi wakil ketua. Bisnis mereka adalah penyulingan minyak, petrokimia, mineral, jasa perdagangan, dan peternakan.

1. Keluarga Walton
Kekayaan bersih: USD174,5 miliar atau setara Rp2.449 triliun
Keluarga ini terdiri dari tujuh orang, tiga putra dan empat putri dari Samuel Moore Walton. Keluarga mereka adalah pemilik dari jaringan ritel terbesar di dunia, Walmart. Perusahaan ini memiliki 11.718 toko dan mempekerjakan 2,3 juta pegawai di 28 negara.