Rabu, 15 Januari 2014

Data Payroll Melambat, FED Galau

Data Payroll Melambat, FED Galau

 

MPF – Secara mengejutkan data Non Farm Employment Change atau biasa disebut Non Farm Payroll (NFP) AS mengalami penurunan yang drastis. Alih-alih data tersebut masih tumbuh di kisaran 196.000 seperti yang diharapkan, data NFP AS untuk bulan Desember 2013 justru dirilis hanya tumbuh 74.000, dan merupakan rekor terendah sejak 3 tahun terakhir. Hal ini tentu saja jauh dari harapan pelaku pasar yang melihat potensi rilis sebesar 200.000.

Disisi lain data Tingkat Pengangguran bulanan (Unemployment Rate) AS menunjukkan penurunan menjadi 6,7%. Hal ini sangat baik, dimana tingkat pengangguran bulanan mendekati target Bank Sentral AS (FED) sebesar 6,5%. Padahal bulan sebelumnya data ini masih dirilis sebesar 7%.

Dapat disimpulkan kedua data ekonomi yang dirilis akhir pekan lalu adalah mixed. Perbedaan data yang saling bertolak belakang sepertinya akan membuat FED semakin galau. Perbaikan ekonomi AS terancam terhenti jika hal ini masih berlanjut di bulan depan.

Beberapa hal bisa menjadi penyebab terkait penurunan ini, diantaranya adalah pengurangan stimulus yang dilakukan oleh Bank Sentral AS (FED) sebelumnya sebesar $10 milyar menjadi $75 milyar pada 18 Desember 2013 lalu. Penyebab lainnya adalah cuaca dingin yang mungkin memiliki dampak terhadap data ekonomi yang dirilis akhir pekan lalu.

Pelaku pasar percaya laporan pekerjaan yang lemah bisa mendorong FED untuk melanjutkan stimulusnya. Bukan tidak mungkin akan mengembalikan besaran stimulus ke jumlah awal yaitu $85 milyar setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk tetap menopang ekonomi sampai benar-benar berjalan sesuai harapan. Peralihan kepemimpinan FED dari Ben Bernanke yang akan pensiun akhir Januari 2014 kepada penggantinya Janet Yellen sepertinya akan menyisakan banyak pekerjaan rumah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan kembali ketika FED akan mengambil kebijakan baru terkait stimulus kedepannya. Meski demikian melambatnya pertumbuhan ketenagakerjaan bukan satu-satunya pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Pasar merespon negatif ketika kedua data tersebut dirilis. Sepertinya pasar lebih melihat data NPF AS yang melambat ketimbang data Tingkat Pengangguran yang membaik. Indeks Dollar AS terlihat koreksi signifikan dari level 81.20 ke 80.60. Sehingga hampir semua pair mata uang terhadap Dollar AS mengalami penguatan yang cukup tinggi. Begitu juga harga spot emas naik sebesar $20 menjadi $1248/ toz, begitu juga spot silver naik menjadi $21/ toz. Potensi terus menguat terhadap Dollar AS hingga Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral (FOMC) AS pekan depan.

0 komentar:

Posting Komentar