Kamis, 09 Juli 2015

Djokovic catat semifinal ketujuh di Wimbledon

London (ANTARA News) - Juara bertahan Novak Djokovic merengkuh semifinal Wimbledon ketujuhnya setelah menang 6-4, 6-4, 6-4 melawan petenis Kroasia unggulan kesembilan Marin Cilic, Rabu waktu setempat.

Djokovic, petenis nomor satu dunia, hanya memerlukan waktu satu jam 49 menit untuk berada pada semifinal Grand Slam ke-27-nya dan keenam berturut-turut di All England Club.

Petenis berusia 28 tahun yang juga merebut gelar juara Wimbledon 2011 itu akan ditantang Richard Gasquets yang menumbangkan juara Prancis Terbuka Stan Wawrinka, pada babak empat besar Jumat pekan ini. Djokovic membidik final keempatnya di All England Club.

Djokovic, juara Grand Slam delapan kali, berada pada puncak permainannya saat perempat final di Centre Court ini dengan menghujamkan 27 pukulan penentu kemenangan, hanya membuat 12 kesalahan dan tak sekali pun memberikan break point kepada Cilic si juara AS Terbuka.

"Ini adalah penampilan paling tanguh setelah laga lima set melawan Kevin (Anderson) pada babak keempat," kata Djokovic.

"Saya tidak tahu bagaimana tubuh saya merasakannya. Saya sudah berharap akan bermain bagus dan itulah yang saya lakukan. Secara taktis saya bermain bagus sekali.

"Pemain-pemain top sudah diharapkan mencapai babak final turnamen ini, namun saya tetap senang pada cara saya melewatinya. Tentu saja saya tak melaluinya dengan mudah."

Ada dua tonggak penting bagi Djokovic yang mencatat pertandingan level tour ke-650 dan pertandingan ke-50 di Wimbledon.

Djokovic kembali mengakhiri tantangan Cilic di Wimbledon, 12  bulan setelah bangkit dari ketinggalan dua set untuk mengalahkan petenis Kroasia juga pada perempat final.

Petenis Serbia itu kini sudah memenagi semua dari 13 kali pertemuannya dengan Cilic.

Djokovic dipaksa bermain ngotot oleh Anderson pada 16 Besar dengan bangkit setelah tertinggal dua set sebelum mengakhiri permainan dengan lima set.

Namun menghadapi Cilic yang tidak pernah lolos dari delapan besar, langkah Djokovic jauh lebih mulus, demikian AFP.



Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2015

0 komentar:

Posting Komentar