Rabu, 15 Juli 2015

PPP kubu Romahurmuziy tolak wacana penundaan pilkada

Jakarta (ANTARA News) - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy melalui Rapat Pimpinan Nasional II PPP, menyatakan menolak wacana penundaan Pilkada dengan alasan apapun.

"Rapimnas II PPP menolak wacana penundaan pilkada dengan alasan apapun," kata Ketua Steering Committee Rapimnas II PPP Isa Muchsin melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (14/7) malam.

Isa mengatakan Rapimnas II PPP yang berlangsung 13-14 Juli 2015 berkesimpulan penundaan pilkada akan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, khususnya UU Pilkada itu sendiri.

Oleh karenanya PPP meminta Pemerintah dan KPU segera mengatasi masalah-masalah yang berpotensi menghambat pelaksanaan pilkada serentak 2015 di sejumlah daerah.

Selain itu Rapimnas II PPP juga menyatakan kesiapan PPP di bawah kepemimpinan Romahurmuziy yang merupakan hasil Muktamar VIII PPP tahun 2014 di Surabaya, untuk berpartisipasi sepenuhnya di dalam proses Pilkada 2015 secara legal, tertib, damai, transparan, jujur dan adil.

"Rapimnas II PPP dalam menyikapi situasi politik yang mengandung dinamika sangat tinggi, mendukung dan memberikan mandat sepenuhnya kepada DPP PPP untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu dalam rangka penyelamatan demokrasi prosedural dalam rangka Pilkada 2015, sepanjang dilandaskan kepada AD/ART PPP dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia," jelas dia.

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015

0 komentar:

Posting Komentar