Rabu, 27 Januari 2016

Galian pipa PDAM perusak jalan aspal mulus tanpa tanggung jawab

Banjarbaru (ANTARA News) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Selatan Martinus meminta agar galian pipa yang dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum jangan merusak jalan yang sudah beraspal mulus.

"Kami masih banyak melihat galian pipa PDAM merusak jalan sehingga ke depan, hal itu tidak terjadi lagi karena sangat merugikan ketahanan jalan," ujarnya di Banjarbaru, Selasa.

Permintaan itu disampaikan pada Rapat Umum Penyertaan Modal (RUPM) PDAM Intan Banjar tahun buku 2015 yang dilakukan untuk mengetahui laporan kinerja perusahaan daerah itu.

Ditekankan Penjabat Wali Kota Banjarbaru itu, kondisi yang banyak ditemui di beberapa daerah baik kota dan kabupaten harus diperhatikan PDAM sebagai pelaksana proyek.

"Kami mendapat banyak keluhan masyarakat terkait jalan rusak padahal baru diaspal, ternyata setelah dicek sebagian besar penyebabnya akibat penggalian pipa," ungkapnya.

Ia mengatakan, kerusakan jalan akibat galian pipa PDAM selain dapat merusak jalan sehingga mengurangi umur ketahanannya, juga bisa menjadi penyebab kecelakaan.

Dijelaskan, setiap penggalian pipa yang dilakukan PDAM semestinya bisa dikembalikan sesuai volume sehingga ruas jalan yang dipasangi pipa tidak mengalami kerusakan.

"Seharusnya, begitu penggalian pipa selesai dikerjakan, tanahnya dikembalikan lagi tetapi kami lihat sejumlah pelaksana proyek tidak mau mengembalikannya," ucap dia.

Menurut dia, seharusnya proyek penggalian pipa PDAM yang bertujuan meningkatkan pelayanan, dampaknya tidak merusak fasilitas umum yang digunakan masyarakat.

"Koordinasi sangat diperlukan dan harus dilakukan PDAM kepada dinas dan instansi terkait sehingga proyek penggalian tidak sampai merusak jalan dan fasilitas umum," pesannya.

Direktur Utama PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas PU baik Pemprov Kalsel maupun Pemkab Banjar dan Pemkot Banjarbaru.

"Permintaan Kadis PU Kalsel akan kami perhatikan dan pelaksana proyek akan diminta memperhatikan galian pipa yang dikerjakan sehingga tidak merusak jalan," katanya.

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 komentar:

Posting Komentar