Rabu, 24 Februari 2016

BNN masih selidiki oknum anggota DPR terlibat narkoba

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, masih menyelidiki dugaan oknum anggota DPR yang terlibat kasus narkoba.

"Saya malah belum tahu, kalau itu ada maka serahkan ke polisi atau kami proses dulu," kata Waseso, di Jakarta, Rabu.

Informasi tersebut berdasarkan hasil operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan di Komplek Perumahan Kostrad, Jakarta.

"Kami hanya menguatkan, karena ini kepedulian panglima TNI dalam menyikapi masalah narkotika, sehingga beliau melakukan penertiban internal anggotanya, nah kalau kita membantu dalam konteks tes urin yang sekiranya dicurigai," katanya.

Ia menjelaskan bentuk dukungan BNN dalam penertiban internal TNI tersebut hanya sebatas tes urin yang mengarah pada konsumsi narkotika.

Ia menjelaskan oknum yang tertangkap berkisar antara enam hingga delapan orang, karena ia belum melihat data resminya.

Dia belum mengkonfirmasi apakah ada polisi atau tentara yang menunjukkan hasil positif pemakai narkoba. "Saya belum tahu hasilnya, apakah ada oknum aparatur yang terjaring," ujarnya.

Selebihnya, Dia mengatakan akan melakukan penyidikan jika memang benar ada oknum aparatur negara yang terlibat.

"Yang bisa melakukan penyidikan kami (BNN), bukan TNI, jadi diserahkan ke kami kalau ada terduga pemakai narkoba," katanya.


TNI memiliki Pusat Polisi Militer yang bertugas menegakkan hukum sebagai penyelidik dan penyidik atas berbagai dugaan pelanggaran hukum, kepada anggota militer Indonesia. 
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 komentar:

Posting Komentar