Jumat, 29 April 2016

Bupati Purwakarta minta Presiden resmikan jalan Jatiluhur

Purwakarta (ANTARA News) - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang ke daerahnya untuk meresmikan jalan sepanjang 57 kilometer yang melingkari waduk Jatiluhur.

"Kita sudah menyampaikan undangan ke bapak Presiden Jokowi untuk meresmikan jalan raya yang melingkari Waduk Jatiluhur," katanya, usai menemui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, jalan sepanjang 57 kilometer dengan lebar 12 meter itu telah membuka jalur baru yang akan menjadi akses ke berbagai daerah, di antaranya Purwakarta-Bogor dan Purwakarta-Cianjur.

Dedi meminta presiden meresmikan jalan tersebut, karena jalan yang dibangun dengan menggunakan APBD Purwakarta tersebut cukup spesial.

Jalan itu disebut spesial, karena dengan adanya jalan itu, membuka akses warga yang selama 50 tahun terakhir terisolir karena pembangunan Waduk Jatiluhur.

Menurut dia, pada awalnya jalan tersebut memang direncanakan menggunakan dana bantuan dari Pemprov Jawa Barat.

Tetapi karena selama bertahun-tahun belum direalisasikan, akhirnya Pemkab Purwakarta secara bertahap menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

"Proses pembangunannya sudah dilaksanakan sejak tahun 2014, dengan menggunakan APBD Purwakarta" kata dia.

Dedi juga menginginkan agar kedatangan presiden ke Purwakarta tidak hanya meresmikan jalan yang melingkari waduk Jatiluhur. Tetapi juga meresmikan Taman Air Mancur Sri Baduga yang penyelesaian tahap ketiga akan segera berakhir.

Dalam waktu bersamaan, Presiden Jokowi juga diharapkan bisa meresmikan tiga museum digital di Purwakarta, yakni Museum Nusantara, Museum Wayang, dan Museum Ki Sunda.

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 komentar:

Posting Komentar