Rabu, 20 April 2016

Presiden Jokowi akui One Direction lebih dikenal di Indonesia

London (ANTARA News) - Presiden Indonesia Joko Widodo mengakui masyarakat Indonesia lebih mengenal Inggris seperti dari penyanyi One Direction yang lebih dikenal oleh kalangan remaja di Indonesia ketimbang masyarakat Inggris tentang Indonesia.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di Parlemen Inggris yang berlangsung di Westminster, Selasa siang.

Kehadiran Presiden Jokowi di London adalah dalam rangka kunjungan kerja di Eropa dari tanggal 17 sampai 23 April seperti di Berlin, Inggris, Brusel dan Belanda.

Sebelum menyampaikan pidatonya di gedung Parlemen Inggris, Presiden Jokowi berbicara dalam pertemuan di Organisasi PBB Internasionl Maritim IMO dan juga bertemu dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Bahkan kata Presiden Jokowi masyarakat Indonesia lebih mengenal klub sepakbola Manchester atau Arsenal dan sering kali dalam rumah tangga sering terjadi keributan karena sepakbola Inggris.

Presiden Jokowi menyampaikan begitu dekatnya Inggris di mata Indonesia bahkan nama klub musik seperti Beatles, One Direction, Queen, Genesis, Cold play, Led Zeppelin dan Iron Maiden.

Selain itu, ujar Jokowi masyarakat Indonesia juga sangat akrab dengan departemen store asal Inggris seperti Mark and Spencer, Debenham, dan Harrods, meskipun hanya berbagai kalangan saja yang tahu tentang Harrods.

Inggris sebenarnya sudah mengenal Indonesia sejak lama bahkan di akhir abad ke-16 Sir Francis Drake tiba di Maluku. Untuk itu Presiden Jokowi mengajak masyarakat Inggris untuk berkunjung ke Indonesia.

Apalagi maskapai penerbangan Garuda Indonesia terbang langsung dari London ke Jakarta, ujarnya menambahkan bahwa Indonesia tidak saja Bali tapi juga masih banyak tempat yang indah lainnya di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi.

Selain itu Presiden Jokowi juga mengakui Indonesia sebagai negara demokrasi siapapun bisa menjadi presiden seperti saya, ujar Jokowi yang mendapat sambutan dari sekitar 200 undangan yang menghadiri pertemuan dari berbagai kalangan itu.

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 komentar:

Posting Komentar